Tutorial Faramis Mid Lane Mobile Legends: Dari Early Game sampai Late Game
Faramis adalah salah satu hero Mage di Mobile Legends yang punya kemampuan sangat kuat untuk mengontrol team fight. Dibandingkan Mage lain, Faramis memiliki keunggulan dari sisi mobilitas, burst damage, crowd control, dan kemampuan menghidupkan kembali rekan satu tim melalui ultimate-nya.
Meski begitu, masih banyak pemain yang menggunakan Faramis hanya untuk memberikan damage tanpa memahami cara bermainnya dengan benar. Padahal, ketika dimainkan sebagai Faramis Mid Lane, hero ini bisa menjadi salah satu penentu kemenangan sejak early game hingga late game.
Pada artikel ini, kita akan membahas cara bermain Faramis Mobile Legends Mid Lane, mulai dari pemilihan emblem, build item, combo skill, cara clear minion, rotasi, sampai kesalahan yang harus dihindari.
Kenapa Faramis Cocok Dimainkan di Mid Lane?
Mid Lane merupakan posisi yang sangat penting karena menjadi penghubung antara EXP Lane, Gold Lane, dan area jungle. Hero yang berada di Mid Lane harus mampu membersihkan minion dengan cepat dan membantu lane lain ketika dibutuhkan.
Faramis sangat cocok berada di posisi ini karena mempunyai kemampuan clear wave yang cukup baik dan mobilitas tinggi.
Skill 1 Faramis memungkinkan dirinya bergerak menembus area tertentu dan memberikan efek tambahan kepada lawan. Kemampuan tersebut sangat berguna untuk melakukan rotasi maupun mengejar target.
Selain itu, Faramis memiliki ultimate yang sangat berbahaya ketika terjadi team fight. Dengan penggunaan yang tepat, satu ultimate bisa mengubah team fight yang awalnya kalah menjadi kemenangan.
Build Faramis Mid Lane
Build Faramis sebenarnya bisa disesuaikan dengan kondisi pertandingan. Namun, ada beberapa jenis item yang cukup konsisten digunakan untuk meningkatkan kemampuan damage dan survivability.
Item Early Game
Pada awal permainan, fokus utama adalah mendapatkan item yang membantu Faramis melakukan clear minion dan memberikan damage.
Prioritaskan item Magic Power dan Magical Penetration agar skill Faramis terasa lebih sakit. Jangan terlalu terburu-buru membeli item damage besar jika kondisi tim membutuhkan pertahanan tambahan.
Item Mid hingga Late Game
Untuk mid hingga late game, Faramis dapat menggunakan kombinasi item Magic Power, Cooldown Reduction, dan Magic Penetration.
Magic Power berguna untuk meningkatkan damage skill, sedangkan Cooldown Reduction membuat Faramis dapat menggunakan skill lebih sering.
Magic Penetration sangat berguna ketika lawan mulai membeli item Magic Defense.
Jika lawan mempunyai hero yang mampu memberikan burst damage besar, pertimbangkan juga item defensif agar Faramis tidak mudah mati sebelum menggunakan ultimate.
Emblem Faramis Mid Lane
Untuk bermain Faramis sebagai Mid Lane, gunakan emblem Mage dengan talent yang mendukung kemampuan poke dan burst damage.
Fokus utama adalah meningkatkan Magic Power, Magic Penetration, serta atribut yang membantu Faramis memberikan damage secara konsisten.
Pemilihan talent juga sebaiknya disesuaikan dengan komposisi lawan. Jika musuh memiliki banyak hero tipis, build damage dapat menjadi pilihan yang agresif.
Sebaliknya, jika lawan memiliki banyak hero dengan kemampuan burst, Faramis perlu bermain lebih aman dan mempertimbangkan tambahan durability.
Cara Bermain Faramis di Early Game
Early game adalah fase penting untuk menentukan tempo permainan.
Ketika pertandingan dimulai, jangan langsung mencari kill. Prioritas pertama Faramis adalah membersihkan minion secepat mungkin.
Setelah wave minion selesai, lihat kondisi map.
Jika jungler tim sedang melakukan kontes Turtle atau terjadi pertarungan di EXP Lane, Faramis dapat segera melakukan rotasi.
Jangan Terlalu Lama di Mid Lane
Kesalahan yang sering dilakukan pemain Faramis adalah terlalu fokus menjaga turret Mid Lane.
Setelah minion berhasil dibersihkan, manfaatkan mobilitas Faramis untuk membantu lane lain.
Namun, jangan melakukan rotasi secara asal. Pastikan wave minion sudah aman agar turret tidak kehilangan perlindungan.
Faramis paling efektif ketika bergerak bersama rekan satu tim karena kemampuan crowd control dan ultimate-nya dapat memberikan keuntungan besar dalam pertarungan kelompok.
Cara Menggunakan Skill Faramis
Memahami fungsi setiap skill adalah kunci utama agar Faramis bisa dimainkan dengan maksimal.
Skill 1
Skill 1 digunakan untuk melakukan engage, mengejar musuh, ataupun melarikan diri.
Jangan selalu menggunakan skill ini untuk masuk ke tengah-tengah lawan. Dalam beberapa situasi, skill 1 lebih baik disimpan sebagai alat kabur.
Faramis memang cukup kuat ketika masuk ke tengah team fight, tetapi jika timing-nya salah, ia justru bisa mati sebelum memberikan kontribusi.
Skill 2
Skill 2 merupakan salah satu sumber damage utama Faramis.
Usahakan mengenai beberapa target sekaligus ketika team fight. Semakin banyak lawan yang terkena skill, semakin besar potensi damage yang bisa diberikan.
Skill ini juga sangat penting ketika membersihkan minion.
Ultimate
Ultimate Faramis adalah alasan utama mengapa hero ini sangat berbahaya dalam team fight.
Gunakan ultimate ketika tim benar-benar siap melakukan pertarungan.
Jangan membuang ultimate hanya untuk mengejar satu hero yang sedang sekarat jika tidak ada keuntungan lanjutan yang bisa diperoleh.
Ultimate Faramis jauh lebih berharga ketika digunakan pada momen Turtle, Lord, atau team fight di sekitar objektif penting.
Combo Skill Faramis Mid Lane
Combo Faramis sebenarnya cukup fleksibel karena tergantung posisi lawan dan kondisi team fight.
Salah satu pola yang bisa digunakan adalah:
Skill 1 → Mendekati target → Skill 2 → Basic Attack → Ultimate
Jika ingin melakukan engage bersama tim, gunakan Skill 1 untuk mendapatkan posisi yang bagus, kemudian keluarkan Skill 2 ketika beberapa lawan berada dalam jangkauan.
Setelah itu, gunakan ultimate ketika team fight mulai terjadi.
Jangan terlalu terburu-buru menekan ultimate. Perhatikan posisi rekan satu tim terlebih dahulu.
Cara Rotasi Faramis yang Benar
Rotasi merupakan salah satu bagian terpenting dalam memainkan Faramis Mid Lane.
Setelah membersihkan wave, perhatikan tiga hal, yaitu posisi jungler, kondisi Gold Lane, dan objektif yang akan muncul.
Jika jungler membutuhkan bantuan, Faramis dapat ikut memberikan tekanan.
Jika Gold Lane sedang ditekan lawan, lakukan rotasi untuk membantu.
Jika Turtle akan muncul, pastikan Faramis sudah berada di sekitar area objektif sebelum pertarungan dimulai.
Rotasi Jangan Sampai Kehilangan Minion
Rotasi yang bagus bukan berarti meninggalkan Mid Lane sepanjang waktu.
Jika terlalu sering meninggalkan lane tanpa perhitungan, lawan bisa mendapatkan turret dan gold tambahan.
Gunakan prinsip sederhana:
Clear minion → lihat map → rotasi → bantu tim → kembali ke Mid Lane.
Dengan pola tersebut, Faramis bisa tetap mendapatkan gold sekaligus memberikan tekanan ke seluruh map.
Cara Bermain Faramis Saat Team Fight
Faramis bukan hero yang harus selalu menjadi pemain pertama yang masuk ke team fight.
Tunggu tank atau initiator tim membuka pertarungan terlebih dahulu jika kondisi memungkinkan.
Setelah lawan menggunakan beberapa skill penting, Faramis bisa masuk untuk memberikan damage dan crowd control.
Posisi adalah faktor utama.
Jangan berdiri terlalu jauh karena damage Faramis akan kurang maksimal. Namun, jangan juga masuk tanpa perhitungan karena Faramis tetap bisa dibunuh dengan cepat oleh hero burst.
Fokus Target yang Tepat
Dalam team fight, jangan asal menyerang tank jika ada hero damage dealer lawan yang posisinya terbuka.
Prioritaskan Mage, Marksman, atau Assassin lawan yang bisa memberikan ancaman besar kepada tim.
Jika berhasil menghilangkan satu damage dealer lawan lebih awal, peluang tim untuk memenangkan team fight akan meningkat.
Kesalahan Pemain Faramis yang Harus Dihindari
Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemain Faramis.
Pertama, menggunakan ultimate terlalu cepat.
Ultimate sebaiknya digunakan ketika tim benar-benar akan melakukan team fight besar.
Kedua, terlalu sering masuk ke tengah lawan tanpa bantuan tim.
Faramis memang memiliki mobilitas tinggi, tetapi bukan berarti bisa bermain sendirian sepanjang pertandingan.
Ketiga, tidak memperhatikan map.
Sebagai Mid Laner, Faramis harus aktif melihat kondisi seluruh lane.
Keempat, terlalu fokus mengejar kill.
Tujuan utama Faramis bukan sekadar mendapatkan banyak kill. Kontribusi terbaiknya adalah membantu tim memenangkan objektif dan team fight.
Tips Push Rank Menggunakan Faramis Mid Lane
Jika ingin lebih konsisten ketika menggunakan Faramis, biasakan bermain berdasarkan objektif.
Jangan hanya mengejar kill. Setelah memenangkan team fight, manfaatkan momentum untuk mengambil Turtle, Lord, turret, atau melakukan invade jungle lawan.
Komunikasi dengan tim juga penting.
Beri informasi ketika ultimate sudah siap dan ketika ingin melakukan engage.
Semakin kompak koordinasi tim, semakin besar potensi Faramis untuk mengubah team fight menjadi kemenangan.
FAQ Faramis Mobile Legends Mid Lane
Apakah Faramis bagus untuk Mid Lane?
Ya. Faramis sangat cocok dimainkan di Mid Lane karena memiliki clear wave yang baik, mobilitas tinggi, damage area, serta ultimate yang sangat kuat untuk team fight.
Apa tugas Faramis sebagai Mid Laner?
Tugas utamanya adalah membersihkan minion, melakukan rotasi, membantu jungler, memberikan tekanan ke lane lain, dan menjadi salah satu sumber damage serta crowd control ketika team fight.
Kapan Ultimate Faramis digunakan?
Ultimate sebaiknya digunakan ketika terjadi team fight penting, terutama di sekitar Turtle, Lord, turret, atau saat tim sedang melakukan push.
Apakah Faramis harus selalu menggunakan build full damage?
Tidak. Build Faramis harus menyesuaikan kondisi pertandingan. Jika lawan memiliki banyak burst damage, kombinasi item damage dan defensive bisa lebih efektif.
Apa kelemahan Faramis?
Faramis tetap bisa terkena burst damage ketika salah posisi. Selain itu, efektivitasnya sangat bergantung pada timing dan koordinasi ketika melakukan team fight.
Apakah Faramis cocok untuk solo rank?
Faramis cukup bagus untuk solo rank karena mampu memberikan damage besar dan mempunyai kontribusi tinggi dalam team fight. Namun, pemain tetap harus memahami timing rotasi dan penggunaan ultimate.
Kesimpulan
Cara bermain Faramis Mobile Legends Mid Lane sebenarnya tidak terlalu sulit, tetapi membutuhkan pemahaman mengenai positioning, rotasi, dan timing ultimate.
Fokus utama di early game adalah melakukan clear minion dan membantu lane lain. Memasuki mid game, Faramis harus mulai aktif mengikuti perebutan objektif dan team fight.
Di late game, jangan bermain terlalu egois. Satu ultimate yang digunakan pada waktu yang tepat bisa menjadi pembeda antara kemenangan dan kekalahan.
Kunci memainkan Faramis adalah clear wave dengan cepat, rotasi dengan tepat, jangan asal engage, simpan ultimate untuk team fight penting, dan selalu bermain berdasarkan objektif.
Jika kelima hal tersebut sudah dikuasai, Faramis bisa menjadi salah satu pilihan Mid Lane yang sangat menyebalkan bagi lawan sekaligus menjadi sumber kemenangan bagi tim.

Posting Komentar